|
Aku setuju dgn saran lae. Cuma selain mengajarkan teknik bermain bola, ada baiknya pelatihan sejak dini itu juga mengikutsertakan mendidik mental para pemain yunior itu. Plus yg tak kalah pentingnya tetap menyertakan pendidikan formal kepada mereka. Seperti yg pernah kubaca di luar negeri, para pemain wajib menyeriusi sekolah mereka karena ada sanksi bila prestasi akademik mereka ancur2an (misalnya beasiswa dicabut). Mereka juga diajari cara menghadapi pers dalam konferensi pers.
Aku bahkan setuju kalau sistem seperti NBA juga ditetapkan di sini. Pemain tidak boleh beralih menjadi pemain pro apabila mereka belum mencapai taraf pendidikan tertentu, misalnya akademi/universitas. Ini menurutku penting bukan hanya bagi pematangan intelektual mereka tapi juga mental, terutama bagaimana mereka menyikapi ketenaran dan kemewahan yg mengikutinya kelak.
__________________
The only true currency in this bankrupt world is what you share with someone else when you're uncool --Almost Famous--
Last edited by Nalx; 27-03-2009 at 05:50.
|